HACKER Eps.2
Oke, lanjutan dari postingan sebelumnya………
Kali ini saya akan membahas tentang :
- HACKER dalam film.
- Etika dalam HACKING.
- Tingkatan para HACKER
Yap, sekarang Start kita mulai dari HACKER dalam film.
Pada 1983 keluar sebuah film
berjudul War Games yang salah satu perannya dimainkan oleh Matthew Broderick sebagai
David Lightman. Film tersebut menceritakan seorang remaja penggemar komputer
yang secara tidak sengaja terkoneksi dengan super komputer rahasia yang
mengontrol persenjataan nuklir AS.
Kemudian pada tahun 1995 keluar
film berjudul Hackers, yang menceritakan pertarungan antara anak muda jago
komputer Underground dengan sebuah
perusahaan high-tech dalam menerobos sebuah sistem komputer. Dalam film
tersebut digambarkan bagaimana akhirnya anak-anak muda tersebut mampu menembus
dan melumpuhkan keamanan sistem komputer perusahaan tersebut. Salah satu
pemainnya adalah Angelina Jolie berperan sebagai Kate Libby A.K.A Acid Burn.
Pada tahun yang sama keluar pula
film berjudul The Net yang dimainkan oleh Sandra Bullock sebagai Angela Bennet.
Film tersebut mengisahkan bagaimana perjuangan seorang pakar komputer wanita
yang identitas dan informasi jati dirinya di dunia nyata telah diubah oleh
seseorang. Dengan keluarnya dua film tersebut, maka eksistensi terminologi HACKER semakin jauh dari yang pertama kali
muncul di tahun 1960-an di MIT.
Bagi BRO/SIS yang belum pernah
nonton, silahkan coba cari dan tonton, siapa tau bisa memacu BRO/SIS sekalian
yang sedang belajar HACKING.
Nah untuk Bro atau Sis semua yang
ingin belajar tentang HACKING harus tau juga dong sama
aturan-aturannya. (INI HACKING LHO, BUKAN CRACKING.)
Ini adalah beberapa aturannya :
1.
Di atas segalanya, hormati pengetahuan &
kebebasan informasi. (WAJIB)
2.
Memberitahukan sistem administrator akan adanya
pelanggaran keamanan/lubang di keamanan yang anda lihat. (ini sih terserah
masing-masing individu)
3.
Jangan mengambil keuntungan yang tidak fair dari
hack.
4.
Tidak mendistribusikan & mengumpulkan
software bajakan.
5.
Tidak pernah mengambil risiko yang bodoh
6.
Selalu mengetahui kemampuan sendiri.
7.
Selalu bersedia untuk secara
terbuka/bebas/gratis memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi &
metode yang diperoleh.
8.
Tidak pernah meng-hack sebuah sistem
untuk mencuri uang. (untuk hal yang satu ini GA ADA PENGECUALIAN BRO/SIS, kalo
dilakukan sama saja dengan mencuri)
9.
Tidak pernah memberikan akses ke seseorang yang
akan membuat kerusakan.
10.
Tidak pernah secara sengaja menghapus &
merusak file di komputer yang diretas.
11.
Hormati mesin yang diretas, dan perlakukan dia
seperti mesin sendiri.
Untuk aturan no. 8, coba BRO/SIS
semua bayangkan, ORTU kalian/kalian sendiri udah susah payah ngumpulin uang
untuk macem-macem, tiba-tiba saat kalian cek saldo tinggal tersisa 100 K (100
ribu). Keselkan, makanya jangan pernah melakukannya bila tak mau terkena
karma……
Bagi BRO/SIS yang telah/pernah
mempelajari tentang HACKING silahkan melihat tingkatan anda seperti yang terlampir
di bawah ini.
1. Elite
Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari
itu, merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka memahami sistem
operasi sisi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi dan menyambungkan jaringan
secara global. Sanggup melakukan pemrograman setiap harinya. Sebuah anugrah
yang sangat alami, mereka biasanya efisien & terampil, menggunakan
pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman yang dapat memasuki sistem
tanpa terdeteksi, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data yang
ditemui. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada.
2. Semi Elite
HACKER ini biasanya lebih muda daripada Elite. Mereka juga
mempunyai kemampuan dan pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti
tentang sistem operasi (termasuk lubangnya (vulnerability)). Biasanya
dilengkapi dengan sejumlah kecil program cukup untuk mengubah program eksploit.
Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh HACKER tingkat ini.
Sialnya oleh para Elite mereka sering kali dikategorikan Lamer.
3.
Developed
Kiddie
Sebutan ini terutama karena umur kelompok ini masih muda
(ABG) dan masih sekolah. Mereka membaca tentang metode HACKING dan caranya di
berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil
dan memproklamasikan kemenangan ke peretas lainnya. Umumnya mereka masih
menggunakan Grafic User Interface (GUI) dan baru belajar hal dasar dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang
kelemahan baru di sistem operasi (vulnerability).
4.
Script
Kiddie
Seperti Developed Kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan
aktivitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan
teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. HACKING
dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti dan menyusahkan hidup pengguna
Internet.
5.
Lamer
Mereka adalah orang tanpa pengalaman dan pengetahuan yang
ingin menjadi HACKER (wanna-be HACKER). Mereka biasanya membaca
atau mendengar tentang HACKER dan ingin menjadi seperti
mereka. Penggunaan komputer mereka hanyalah untuk main game, Chatting,
tukar-menukar perangkat lunak bajakan dan mencuri kartu kredit. Melakukan HACKING
menggunakan perangkat lunak trojan, nuke, dan DoS. Biasanya menyombongkan diri
melalui social media. Karena banyak kekurangan untuk mencapai elite, dalam
perkembangannya mereka hanya akan sampai tingkat Developed Kiddie atau Script Kiddie
saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar